| Home | Facebook | Freeware |

Saturday, May 1, 2010

Menggunakan Software Berlisensi GPL atau LGPL?

Lisensi Software bukan sebuah hal yang baru lagi. Karena lisensi software, kita dapat mengunakan suatu produk bisa bersifat komersial atau bisa juga bersifat free / disebut OpenSource salah satunya GPL (General Public License) dan LGPL (Lesser General Public License). Di artikel ini bukan untuk membandingkan lisensi mana yang bagus dan mana yang hebat tapi sekedar untuk pengetahuan dan perkembangan IT.GPL (General Public License) merupakan lisensi perangkat lunak bebas yang aslinya ditulis oleh Richard Stallman untuk proyek GNU. Lisensi GPL memberikan penerima salinan perangkat lunak hak dari perangkat lunak bebas dan menggunakan copyleft untuk memastikan kebebasan yag sama diterapkan pada versi berikutnya dari karya tersebut. Versi lisensi ini, yaitu versi 2, dirilis tahun 1991 lalu versi 3 dirilis pada tahun 2007.

Contoh dari Software yang berlisensi GPL seperti GCC (GNU C Complier) dan GIMP (Software Image editing di linux).LGPL (Lesser General Public License) Dahulu bernama GNU Library adalah free software license yang di rancang sebagai kompromi antara General Public Licensi (GPL) dan Lisensi – Lisensi perizinan yang sederhana seperti lisensi BSD dan lisensi MIT. LGPL ditulis pada tahun 1991 dan di mutakhirkan pada tahun 1999 oleh Richard Stallman dan Eben Moglen.. LGPL umumnya digunakan untuk perangkat lunak libary, meskipun juga LGPL digunakan aplikasi seperti OpenOffice.org dan Mozzila.Perbedaan utama antar GPL dan LGPL adalah bahwa LGPL dapat dimasukan ke sebuah program yang tidak berlisensi yang biasanya merupakan perangkat lunak gratis atau perangkat lunak propietary, jika syarat – syarat pengunaannya mengizinkan “modifikasi untuk kebutuhan pribadi pelanggan dan reverse engineering bagi yang melakukan debugging terhadap program”

Berikut ini Tabel perbeadaan dari GPL dan LGPL.
GPL(General Public License)
* Kebebasan Penguna
* Menggunakan atau menjalankan program
* Memperbanyak atau menggandakan program.
* Menyebarluaskan program, bahkan untuk tujuan komersial sekalipun, tapi pemberian hak cipta dan pernyataan jaminan harus disertakan. Penyebaran dalam bentuk kode objek diperbolehkan selama kode sumber tersedia untuk semua penerima atau pengguna.
* Program turunan harus sama berlisensi GPL demikian juga bila memakai sumber pihak ketiga maka keseluruhan pada produk turunannya juga harus di bawah lisensi GPL
* Karya yang memakai pustaka
* Menyetakan pustaka dari GPL dan tidak bias dipakai di program proprietary.

LGPL
* Kebebasan Penguna
* Menggunakan atau menjalankan program
* Memperbanyak atau menggandakan program
* Menyebarluaskan program, bahkan untuk tujuan komersial sekalipun, tapi pemberian hak cipta dan pernyataan jaminan harus disertakan.Penyebaran dalam bentuk kode objek diperbolehkan selama kode sumber tersedia untuk semua penerima atau pengguna.
* Program turunan harus sama berlisensi LGPL demikian juga bila memakai sumber
Panduan Pendayagunaan Open Source Software: Perangkat Lunak Bebas dan Open Source pihak ketiga maka keseluruhan pada produk turunannya juga harus di bawah lisensi LGPL.Anda juga dapat menerapkan lisensi GPL terhadap hasil penggandaan karya LGPL,khususnya ketika menggabungkan kode ke dalam program yang bukan pustaka.

sumber: hint

0 comments: