| Home | Facebook | Freeware |

Tuesday, December 13, 2011

Awas, Aplikasi Jahat di Android Melonjak!

oleh Rachmatunisa @ detikinet

Jakarta - Jumlah aplikasi Android yang mengandung program jahat (malware) dilaporkan meningkat 100% atau dua kali lipat dalam kurun waktu kurang dari 6 bulan.

Laporan firma keamanan Lookout menemukan, aplikasi Android jahat saat ini jumlahnya telah meningkat menjadi 1.000 aplikasi. Sebagian besar aplikasi yang mencurigakan itu ditemukan di toko aplikasi pihak ketiga, namun ada juga yang menyusup di Android Market yang merupakan toko aplikasi resmi Android.

Aplikasi Jahat Android

Aplikasi Android

Handphone Android


Free Download Android Apps & Games for Free

Find Thousand Android apps & games here for free. aplikasiandroid.net provide many application for android users
Alexa Traffic Rank for http://aplikasiandroid.net/: 291.831aplikasiandroid.net · Cached page

Aplikasi Android Terbaik, Software Android Gratis, Game untuk ...

Aplikasi Android Terbaik, Software Android Gratis, Berita Android, dan semua tentang AndroidSegala sesuatu yang anda butuhkan untuk headset Android anda.
Alexa Traffic Rank for http://aplikasiandroid.com/: 690.805aplikasiandroid.com ·
Download Aplikasi Android | Free Apk Download Android Apps

Free Apk Download Software Android, Android Game, Aplikasi Android, Android Application, Android Apk, Android Apps, Android Themes
Alexa Traffic Rank for http://aplikasiandroidapps.com/: 981.041aplikasiandroidapps.com



Pengguna Android kian rentan terhadap risiko mengklik link yang mengarahkan ke akses malware atau situs phising (pencurian informasi). "Kemungkinan pengguna Android mengklik link tidak aman secara global, tahun ini meningkat 36 persen. Ini enam persen lebih tinggi dari Juli silam," tulis laporan tersebut.

Dilansir Cnet dan dikutip detikINET, Rabu (14/12/2011), Lookout juga mendeteksi adanya peningkatan jumlah 'mobile pickpocketing', yakni aplikasi dan malware yang secara diam-diam membebankan biaya besar ke pemilik ponsel, termasuk di antaranya layanan berlangganan SMS premium tanpa sepengetahuan si pengguna.

Terdapat pula aplikasi yang berpura-pura sebagai wallpaper atau game gratis namun menyembunyikan term of service yang memungkinkan si pembuat aplikasi jahat memberlakukan biaya SMS yang mahal.

Lookout memprediksi, ancaman semacam ini akan terus meningkat. Antara lain penggunaan ponsel sebagai botnet untuk mengirim spam dan mencuri data, malware yang memanfaatkan celah di sistem operasi mobile, serangan berbasis browser, malware yang bersembunyi di balik iklan mobile dan lain-lain.

0 comments: